Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Physical Distancing

Dengan pandemi COVID 19 seperti sekarang, menjaga diri dari kontak fisik dengan orang lain sangat diperlukan untuk menghambat persebaran virus.

Meski demikian, physical distancing ini juga berdampak pada mental kita. Terhalanginya kita dari aktivitas sosial dan pekerjaan sehari-hari sedikit banyak mampu mengganggu kesehatan mental.

Lalu, bagaimana cara menjaga kesehatan mental selama physical distancing ini?

Iklan!

 

Lakukan aktivitas yang positif bersama keluarga di rumah.

Buatlah jadwal atau rutinitas bersama keluarga. Lakukan aktivitas yang bermanfaat dengan anggota keluarga di rumah misal menemani mereka belajar dan atau aktivitas lainnya, selalu buat suasana yang menyenangkan sehingga tidak bosan.

 

Luangkan waktu untuk aktivitas fisik.

Aktivitas fisik mampu menjaga kesehatan mental. Lakukan kegiatan – kegiatan olahraga sederhana di sekitar rumah seperti berlari keliling kompleks rumah atau kegiatan olahraga di area rumah dengan peralatan yang ada.

Kegiatan ini penting untuk menjaga tubuh kita agar selalu fit dengan terus bergerak di tengah keterbatasan yang dihadapi saat ini.

 

Kelola tingkat stres.

Cara menjaga kesehatan mental yang ketiga adalah, kamu harus aktif dalam mengelola tingkat stres yang ada pada diri.

Caranya dengan melakukan hal – hal yang disukai seperti menonton film, mendengarkan musik dan melakukan kegiatan lainnya yang dapat membuat kamu ngerasa lebih tenang, perlu juga menghindari hal – hal yang membuat kamu ngerasa cemas dan stress.

Kamu juga perlu mengatur pola makan dan pola tidur kamu sehingga kamu punya cukup energi untuk mengatasi persoalan – persoalan pada situasi saat ini, hal ini juga berdampak pada situasi dan kondisi di sekitar kamu karena emosi dan energi positif yang kamu miliki dapat menular pada orang – orang di sekitar.

 

Ciptakan rutinitas yang bervariatif.

Kamu harus tetap memiliki rutinitas meski pada kenyataannya aktivitas yang kita lakukan di rumah aja.

Rutinitas dapat membantu mengelola rasa cemas, dan akan membantu kamu beradaptasi lebih cepat dengan realitas yang terjadi saat ini.

Kegiatan di rumah selain diisi dengan menyelesaikan tugas dan pekerjaan yang utama juga dapat melakukan kegiatan yang mungkin selama ini jadi intensitasnya berkurang misalnya menikmati waktu bersama keluarga, menonton bersama, makan bersama dan aktivitas lainnya yang jarang dilakukan ketika masing-masing sibuk dengan kegiatannya.

 

Cari berita dari sumber yang dapat dipercaya.

Mulailah untuk membatasi diri membuka dan membaca berita negatif tentang kondisi saat ini yang justru membuat kamu ngerasa cemas dan panik. Batasi penggunaan media sosial sebisa mungkin digunakan untuk berkomunikasi dengan rekan kerja.

Sesuaikan timeline media sosial kamu dengan berita yang lebih fresh dan bermanfaat seperti berita seputar kesehatan, olahraga, atau berita – berita tentang hobi atau sesuatu hal baru yang ingin kamu pelajari dan dapat mengisi waktu kamu selama di rumah.

 

Perhatikan konsumsi informasi.

Karena di internet informasi sangat mudah didapatkan dan luas jangkauannya, jangan langsung mempercayai apapun yang beredar, karena belum semua pasti kebenarannya.

Mulai selektif dalam memilih sumber berita yang sudah tepercaya dengan data fakta yang ada, hindari berita yang masih belum jelas sumber dan datanya yang disebarkan oleh pihak – pihak yang nggak bertanggung jawab dan juga terlibat dalam mengingatkan orang terdekat untuk nggak berpartisipasi dalam menyebarkan berita tersebut terutama yang ada pada grup WA.

 

Tetap jaga komunikasi meski secara virtual

Pada saat ini di mana aktivitas kita mulai dibatasi dan lebih banyak dihabiskan di rumah, berusahalah untuk tetap terhubung dengan anggota keluarga dan teman- teman atau kerabat.

Penting untuk mereka mengetahui kabarmu selama karantina seorang diri melalui aplikasi yang banyak tersedia. Pada momen ini kamu nggak hanya melakukan komunikasi untuk saling menanyakan kabar, tetapi juga untuk saling menguatkan agar bisa melewati masa sulit ini secara bersama – sama.

Tetap fokus dan kerja keras.

Kerjasama, jaga sama – sama.

One Reply to “Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Physical Distancing”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *