Waktu baca yang dibutuhkan: 4 menit

7 ciri-ciri orang dengan kecerdasan emosional tinggi, dan cara meningkatkannya.

Seberapa penting sih kecerdasan emosional?

Tanyakan pada perusahan kosmetik L’Oreal, yang mempekerjakan sales dengan kecerdasan emosional tinggi.
Hasilnya? Keuntungan Rp 900 juta lebih banyak dibandingkan sales biasa.

Tentu saja kamu pernah mendengar pentingnya kecerdasan emosional dibandingkan IQ. Bosen lah kalau saya ketik lagi di sini.

Intinya, EQ tinggi = lebih besar kemungkinan sukses.

Dan satu hal yang menarik dari EQ: ia bisa ditingkatkan dengan latihan.
Ini tentu saja beda dengan IQ, yang sudah dari sononya.

Kamu bisa cocokkan ciri-ciri orang dengan emotional quotient tinggi berikut ini dengan diri kamu.
Kalau ada yang belum sesuai sama kamu, kamu bisa latih.

Berikut ini 7 dari 14 tanda kecerdasan emosional tinggi, dilansir dari Huffington Post:

1. Kamu penasaran dengan orang yang baru kamu kenal.

 

friendly conversation

Kamu suka ngobrol sama orang baru, dan sering kepo tentang mereka.
Kepo di sini bukan yang nyari-nyari kesalahan dan aibnya lo ya, tapi kayak yang mencari tau hobi mereka, asli mana, jenis musik favorit, dll.

Penasaran dengan orang lain adalah salah satu cara berempati.

Roman Krznaric, penulis Empathy: A Handbook For Revolution, mengatakan,”keingintahuan meningkatkan empati kita, terutama ketika dilakukan pada orang-orang di luar lingkaran sosial kita. Ini memberi kita wawasan yang berbeda dari yang biasa kita dapat”.

2. Kamu bisa memimpin.

work leader

Pemimpin hebat punya beberapa karakter khas – bakat, etos kerja yang cadas, ambisius, dan yang pasti… punya kecerdasan emosi yang tinggi.

Daniel Goleman (pengarang buku bagus berjudul Focus – Penggerak Keunggulan yang Tersembunyi) mengatakan bahwa perbedaan mencolok antara pemimpin hebat dan yang medioker adalah kecerdasan emosi.

3. Kamu mengenali kelebihan dan kekurangan kamu.

Seringkali seseorang menutup mata atas kekurangannya.

Pernah nemu orang yang marah kalau dikritik? Ya itu contohnya.

Orang dengan kecerdasan emosi tinggi, bersikap jujur terhadap diri mereka. Mereka akan dengan jujur mengakui kelebihan tanpa membesar-besarkan, sekaligus mengakui kekurangan tanpa mengabaikan.

Orang-orang seperti ini mengenali area kelebihan dan kekurangan mereka, sekaligus menganalisa bagaimana kerja yang efektif dengan memaksimalkan aspek-aspek tersebut. Hal ini kemudian mengembangkan kepedean yang tinggi, dan ini adalah salah satu atribut kecerdasan emosional.

4. Konsentrasi kamu bagus.

mathematiques

Gampang terganggu dengan notifikasi di hape?
Sering teringat hal lain saat kerja/membaca?

Jika iya, maka tandanya EQ kamu perlu ditingkatkan. Kemampuan untuk mengabaikan gangguan adalah kunci dari kecerdasan emosional tinggi.

Sebenernya sih konsentrasi bisa didapat kalau kamu mau mengabaikan gangguan selama lima meniit aja.

Selain itu, konsentrasi juga bisa dilakukan dengan fokus pada saat kini. Rasanya yang ini pernah saya tulis deh, cuma lupa di artikel yang mana. Hehehe. Nanti saya cari ya.

5. Kamu tau kenapa kamu bad mood.

grief management

Setiap hari emosi kita naik turun, kayak ingus. Malah, kadang kita berasa bad mood tanpa alasan yang jelas.
Kita bahkan nggak ngerti kenapa kita bete.

Salah satu aspek kecerdasan emosional adalah kamu paham emosi kamu sendiri. Kalau marah dan bete, kamu tau kenapa.

Saya juga gitu kok. Kadang kalau lagi di jalan, tau-tau bete sendiri. Kalau lagi beresin kamar atau meja kerja, kadang sedih sendiri.

Tau nggak kenapa?

Karena otak kita nggak fokus. Ngelamun! Ketika ngelamun, kita kehilangan kendali atas otak. Maka otak pun secara random mengingat percakapan atau kejadian di masa lalu. Seringkali, yang diinget adalah yang jelek-jelek.

Ketika bete, saya cepat-cepat menyadari hal tersebut. Lalu, saya ingat kembali urutan “lamunan” saya dari awal, dan kenapa saya bisa sampai bete.

Setelahnya, saya mencoba fokus pada kerjaan saya. Atau, saya mengingat hal lucu atau kejadian menyenangkan di masa lalu.

Kalau kamu, gimana caranya?

 

6. Kamu bisa akrab dengan banyak orang.

teenagers

“Punya hubungan pertemanan yang dekat dan menguatkan adalah tanda kecerdasan emosional tinggi,” kata Goleman.

7. Kamu berambisi menjadi manusia baik dan bermoral.

compassion

Ketika kamu ingin jadi orang baik, sedih ketika gagal berbuat baik, dan melakukan banyak hal demi kebaikan… maka ini adalah tanda kecerdasan emosional tinggi.

Salah satu aspek kecerdasan emosional adalah identitas moral, yaitu penilaian diri tentang seberapa baik moral kamu sebagai seorang insan. Ketika kamu sadar dan peduli tentang penilaian ini, maka kamu mungkin memiliki EQ tinggi.

Gimana, punya tanda-tanda di atas?

Kalau iya, selamat! Semoga kesuksesan selalu kamu raih.

Kalau belum, kita tingkatkan bareng yuk!

 

One Reply to “7 Tanda Kecerdasan Emosionalmu Tinggi”

Ada komentar? Mau nanya? Silakan tulis di sini :) (kalo mau tau dibales apa nggak, cek email kamu ya)