Waktu baca yang dibutuhkan: 17 menit

Gangguan Bipolar itu apa? Apakah gangguan bipolar bisa sembuh? Apa bedanya gangguan mood dengan bipolar? Semua kita bahas di sini.

 

PERINGATAN: Artikel ini TIDAK MENGGANTIKAN diagnosa dokter, psikiater, ataupun psikolog. Gunakan artikel ini sebagai penambah ilmu pengetahuan. Kalau kamu merasa punya gangguan bipolar, segera periksakan dirimu ke ahli medis terpercaya.

 

 

Daftar Isi


 

Pertanyaan tentang Gangguan Bipolar

 

Saya sama Wina (admin yang sering ngebalesin konseling) mengumpulkan sejumlah pertanyaan tentang bipolar. Pertanyaan ini kami temukan dari grup-grup fesbuk tentang bipolar, twit terkait bipolar, sama pertanyaan yang Wina temukan di lapangan.

Kami taro ini di bagian paling atas, siapa tau kamu males baca panjang-panjang. Hihihi~

Iklan!

 

Bipolar itu apa sih?

Bipolar adalah gangguan di otak yang bikin kamu mengalami dua kutub emosi: euforia dan depresi. Kamu bisa mengalami semangat tak terkira, tapi bisa juga mengalami kehampaan yang dalam.

Dua kutub emosi ini bisa kamu alami bergantian dengan rentang waktu jam-jaman, harian, mingguan, atau keduanya bersamaan. Bayangin, kamu ngerasain semangat berlebih, tapi juga merasa hampa!

Penjelasan bipolar sebenernya lebih panjang lagi, jadi silakan loncat ke sini untuk tau lebih lanjut.

 

saya sering gangguan mood, apakah saya bipolar?

Kapan mood kamu naik turun?

Apakah saat kamu lagi PMS aja? Apakah saat kamu lagi ada masalah? Atau saat kamu lagi stres? Kalo kamu bisa memikirkan penyebabnya, kamu bukan bipolar.

 

MOOD SAYA NAIK TURUN, APAKAH SAYA BIPOLAR?

Mood naik turunnya itu gimana dulu.

Apakah saat kamu hepi, kamu jadi begitu berenergi sampe gak bisa tidur?

Saat kamu down, apakah kamu sedemikian hampa sampe gak bisa gerak?

Dua mood bipolar adalah dua kutub yang membawa sedih dan seneng sampe ke tahap ekstrim.

Kemungkinan penyebab mood naik turun ada banyak sih. Mungkin karena kamu lagi stres aja. Atau karena lagi PMS. Jadi belum tentu juga bipolar.

 

 

SAYA TIDAK BISA KONTROL EMOSI, APAKAH SAYA BIPOLAR?

Apakah ini cuma terjadi waktu kamu stres? Kalo iya, berarti kamu bukan bipolar.

Apakah kamu merasakan kecemasan, marah, dan depresi, yang sehari bisa terjadi beberapa jam? Apakah ini munculnya susah diprediksi? Kalo iya, mungkin ini kecenderungan kepribadian borderline. Ini kita bahas lain kali deh.

 

SAYA KAYAKNYA KENA BIPOLAR, APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN?

Minta diagnosa ke psikolog/dokter dulu, soalnya gejala bipolar ada yang mirip sama gangguan-gangguan lain. Takutnya bukan bipolar. Mungkin cuma stres biasa. Atau mungkin gejala siklotimi.

 

BAGAIMANA CARA MENYEMBUHKAN BIPOLAR?

Apakah gangguan bipolar bisa sembuh? Menyembuhkan bukan kata yang tepat sih. Kalo gangguan jiwa lebih tepatnya disebut ditangani, alias dikontrol.

Bahkan walaupun dikontrol pun, episode manik atau depresif tetep bisa muncul.

Bisakah bipolar sembuh total? Kalo bipolar sih nggak, soalnya sewaktu-waktu bisa muncul lagi. Tapi kamu bisa mengendalikannya.

Cara menangani bipolar adalah dengan obat bersama dengan terapi.

Obatnya diresepin dokter atau psikiater. Jenis obatnya macem-macem, biasanya disesuaikan sama jenis bipolar kamu.

 

SAYA KADANG-KADANG CEMAS DIIKUTI PANIK, APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN?

Cemas diikuti panik bukan gejala bipolar. Mungkin kamu ada gejala gangguan kecemasan, atau gangguan panik.

 

Aраkаh bipolar tеrmаѕuk gаngguаn jіwа?

Ya, bipolar adalah salah satu gangguan jiwa karena otak. Tapi kalo lagi stabil, orang bipolar bisa beraktivitas kayak biasa kok.

 

Apa PENYEBAB GANGGUAN BIPOLAR?

Kalo penyebab pastinya sih belum tau ya, tapi peneliti bilang mungkin dipengaruhi oleh:

  • Faktor genetik
  • Keturunan
  • Konsumsi narkoba/alkohol
  • Stres berat dan kejadian traumatik

 

BAGAIMANA CARA MENYEMBUHKAN BIPOLAR?

Hmmm penyembuhan sendiri bukan istilah yang tepat. Yang tepat sih distabilkan. Soalnya bipolar gak bisa ilang permanen.

Untuk pengendalian bipolar bisa pake obat antidepresan, penstabil mood, dan obat antipsikotik. Jadi waktu dia masuk fase manik, semangatnya diturunkan. Kalo dia masuk fase depresif, semangatnya dinaikkan biar badannya bisa gerak. Tapi ini harus diresepin sama dokter atau psikiater.

 

Menyembuhkan bіроlаr tаnра оbаt, bisakah?

Beraktivitas normal tanpa minum obat adalah hal yang susah. Soalnya bipolar ini kondisi otak. Ibaratnya kamu sakit malaria atau muntaber, kalo mau sembuh ya minum obat.

Kalaupun ada psikoterapi, fungsinya adalah pengenalan pola-pola gangguan yang sering muncul, edukasi untuk keluarga, sama pencegahan biar dia jarang muncul. Kalo murni pake terapi doang sih gak bisa.

Terapi yang populer adalah CBT. Bisa pake ISPRT, terapi keluarga, dan pencatatan jurnal untuk melacak pola-pola gangguan bipolarmu.

Penjelasan lebih lengkap, bisa loncat ke bаwаh.

 

BORDERLINE dаn BIPOLAR ITU SAMAYа?

Borderline sama bipolar punya beberapa gejala yang mirip sih.

Walaupun sama-sama punya mood swing, perbedaan utama dari borderline dan bipolar adalah marah dan kecemasan. Bipolar tidak merasakan episode marah dan cemas yang intens.

Borderline kita bahas lain kali yes.

 

BIPOLAR DAN KEPRIBADIAN GANDA ITU SAMA APA BEDA ?

Bipolar adalah dua kutub semangat yang ekstrim. Kalo kepribadian ganda adalah dua kepribadian atau lebih dalam satu tubuh.

Dalam bipolar, walaupun kamu lagi manik atau depresif, kesadaranmu tetep ada. Kamu ingat hal-hal yang kamu lakukan.

Kalo kepribadian ganda, misalnya kepribadian kamu yang lain sedang muncul, kepribadian utama kamu nggak ingat. Kamu juga nggak sadar sama hal-hal yang kamu lakukan.

Kepribadian ganda bisa kamu baca dі ѕіnі.

 

SAYA SERING CEMAS, APAKAH SAYA BIPOLAR?

Sering cemas bukan salah satu gejala bipolar.

Mungkin kamu ada kecenderungan gangguan cemas. Atau stres biasa. Sebaiknya konsultasi langsung ke psikolog ya.

 

susah tidur apakah gejala bipolar?

Salah satu karakteristik bipolar dengan episode manik adalah sulit tidur. Tapi sulit tidur pada episode manik adalah karena energinya berlebih, dan dia sendiri merasa nggak butuh tidur.

Tapi perlu dilihat juga gejala-gejala lainnya yang kamu alami. Soalnya susah tidur juga bisa karena stres biasa.

 

APAKAH GANGGUAN BIPOLAR BERBAHAYA?

Selama ditangani dengan serius sebenernya gangguan bipolar tidak bisa dibilang berbahaya sih. Kalau menyulitkan beraktivitas dan hidup sehari-sehari sih iya.

Tapi pada kasus ekstrim, misalnya gangguan bipolar dengan episode manik yang parah, kamu bisa melakukan aktivitas tak terkendali yang membahayakan kamu dan orang di sekitarmu. Misalnya menyetir ngebut di jalanan rame.

Atau gangguan bipolar dengan episode depresif mayor, yang apabila tidak ditangani sangat mungkin berujung pada bunuh diri.

 

EPISODE BIPOLAR ITU APA?

Episode adalah bagian-bagian waktu yang dialami dalam bipolar. Di dalam bipolar ada dua episode: depresif dan manik/hipomanik.

Episode bukanlah fase; baik depresif dan manik belum tentu saling mengikuti.

Setelah depresif, belum tentu kamu merasakan manik. Manik pun belum tentu diikuti depresif. Makanya disebut episode, karena belum tentu saling mengikuti.

 

BIPOLAR 1 DAN BIPOLAR 2 ITU BEDANYA APA SIH?

 

Gangguan bipolar 1 maniknya lebih ekstrim dan depresifnya jarang.

Gangguan bipolar 2 maniknya cuma sampe hipomanik, itu juga jarang; seringan episode depresif.

Manik, hipomanik, dan depresif bisa dibaca dі bаwаh.

 

YANG BENER DEPRESIF APA DEPRESI SIH?

Depresif adalah episode di dalam bipolar, kalo depresi adalah gangguan jiwa yang beda lagi.

Dерrеѕіf ѕауа jеlаѕіn dі bаwаh ya.

 


Definisi Gangguan Bipolar

 

Bipolar disorder ataupun gangguan bipolar, adalah sebuah gangguan di otak yang menyebabkan perubahan mood, energi, dan kemampuan kita dalam beraktivitas.

Gangguan bipolar sendiri paling mudah dicirikan dengan dua perubahan mood: manik/hipomanik dan depresif.

Saat seseorang yang mengalami bipolar berada pada episode manik, orang itu bisa penuh energi, ceria, mengerjakan banyak aktivitas tanpa capek. Mereka juga merasa nggak butuh tidur.

 

 

Tapi saat dia mengalami episode depresif, dia jadi nggak bisa gerak, nggak bisa ngapa-ngapain, nggak bisa makan, merasa kosong, dan hopeless.

Satu episode bisa berlangsung selama dua minggu lebih tanpa alasan yang jelas. Dalam satu episode manik, kamu bisa aja terus menerus merasa ceria tanpa mau tidur, terus menerus berenergi, dan bisa terus beraktivitas tanpa merasa capek. Kalo ditanya alasannya, kamu nggak tau.

Jadi bipolar bisa dibilang gangguan di otak yang membuatmu super berenergi, tapi juga bisa membuatmu super depresi. Dan ini nggak terkendali.

Episode bipolar, atau disebut juga mood swing, bisa berbeda pada tiap orang. Ada yang frekuensinya per jam, ada yang hitungannya mingguan. Ada yang sering mood swing, ada yang jarang.

Gangguan bipolar adalah kondisi seumur hidup. Mood swing yang bisa terjadi mendadak mungkin akan menghambat kehidupan dan karir kamu. Tapi ini bisa ditangani dengan pengobatan dan psikoterapi.

 

 

Episode-episode dalam Gangguan Bipolar

 

Barusan kita bahas tentang definisi utama dari gangguan bipolar. Sekarang kita gali lebih dalem yes.

Hal yang paling ikonik dalam gangguan bipolar adalah adanya dua kutub yang bertolak belakang. Seperti namanya, bipolar (dua kutub), orang dengan gangguan bipolar merasakan episode ekstrim yang tak terkendali.

Orang yang punya gangguan bipolar, kayak yang kita bahas tadi, bisa merasakan mood super positif, berenergi, dan bisa melakukan banyak aktivitas. Episode ini disebut manik.

Episode lain dalam bipolar disebut depresif. Seperti namanya, kamu merasakan depresi yang mendalam. Kamu kosong, tanpa harapan, dan tak berdaya.

Episode satu lagi dalam bipolar adalah campuran dari keduanya. Kamu bisa merasakan manik dan depresif secara bersamaan. Ciri paling mudah dari episode ini adalah kamu merasa berenergi, tapi perasaan kamu kosong dan hampa.

Episode terakhir adalah hipomanik. Episode ini merupakan versi “jinak” dari manik. Energi kamu positif tapi nggak berlebihan. Kamu merasa hebat, langit bersinar cerah, senyum selalu terkembang, dan kamu super produktif.

Episode hipomanik biasanya nggak disadari oleh pemilik gangguan. Yang sadar biasanya orang terdekat. Mereka mungkin akan berkomentar bahwa “kamu ini kalo hepi, hepiiiii banget. Kalo ngedown, ngedooooown banget.”

 

 

Macam-macam Gangguan Bipolar

Jadi, apa aja neh macam-macam gangguan bipolar?

Gangguan bipolar punya empat jenis gangguan. Pembeda di antara empat jenis ini adalah durasi mood swing, level energi, dan penyebab terjadinya gangguan.

 

Bіроlаr I Disorder

Gangguan bipolar I adalah gangguan bipolar yang episode maniknya parah. Parah di sini adalah perasaan bahagia berlebih, yang tindakannya sampe mengganggu orang lain dan lingkungan, nggak terkontrol, dan cenderung mengambil tindakan berbahaya. Ini berlangsung seenggaknya tujuh hari.

Biasanya episode manik ini kemudian diikuti juga dengan depresi juga, berlangsung minimal dua minggu.

Ada juga yang masuk ke episode depresi, tapi tetep merasakan manik. Ini kayak episode campuran yang tadi dibahas.

 

Bіроlаr II Disorder

Gangguan bipolar II adalah jenis lain dari bipolar. Ada episode manik dan depresif, tapi untuk energi maniknya masih terkontrol. Yaaa masih masuk hipomanik lah.

Bedanya bipolar 1 sama 2 itu apa? Bedanya ada di kecenderungan mood. Bipolar 1 maniknya lebih parah; sementara bipolar 2 episode depresifnya lebih panjang. Bipolar 2 nggak masuk manik, cuma hipomanik. Itupun pendek, dan depresifnya lebih lama.

 

Gangguan Sіklоtіmі

Atau cyclothymic disorder, adalah versi lebih lembut dari bipolar.

Mood swing terjadi, tapi sebatas hipomanik dan depresi ringan. Kamu masih bisa bekerja dan belajar, tapi susah.

Polanya juga nggak terdeteksi dan nggak terlacak. Misalnya kamu bad mood, kamu nggak bisa menemukan alasan kenapa kamu bad mood. Misalnya kamu hepi dan bersemangat, kamu nggak tau alasannya apa.

Gangguan siklotimi ini tergolong langka, dan untuk mendapatkan diagnosa ini, kamu minimal udah mengalaminya selama dua tahun, dengan satu tahun terjadi pada masa anak-anak.

 

Jеnіѕ lainnya

Termasuk jenis ini adalah merasakan bipolar tapi disebabkan oleh sakit, make obat, atau karena alkohol. Bisa juga karena mengalami gangguan kesehatan kayak stroke, sklerosis, dan Cushing’s disease.

 

 

Gejala-gejala di Dalam Gangguan Bipolar

Oke, tadi kita udah bahas definisi, episode, dan jenis-jenis bipolar.

Bipolar sendiri, kayak yang udah kita bahas, ada empat jenis. Masing-masing jenis ini punya gejalanya sendiri-sendiri.

Sekarang kita akan bahas tentang gejala-gejala di dalam semua gangguan bipolar.

 

Gejala manіk dan hipomanik.

Episode manik dan hipomanik adalah dua episode yang sebenernya beda, tapi gejalanya mirip.

Berdasarkan DSM V, gejala manik dan hipomanik di antaranya:

  • Semangat berlebih
  • Tertawa tak terkendali, senyum terus
  • Berbicara cepat, sulit dihentikan, dan volumenya kencang
  • Percaya diri berlebihan hingga merasa bisa melakukan apapun
  • Nggak mau tidur dan gak bisa tidur. Maunya bangun aja, beraktivitas
  • Biasanya diam, jadi cerewet
  • Pikiran sulit fokus
  • Melakukan berbagai aktivitas baru secara berlebihan dan bersamaan.
  • Bertindak sembrono – membeli barang mahal aneh yang nggak diperlukan (contoh: beli sapi), memberikan barang-barang penting ke orang lain, berkendara ngebut di jalan kecil

 

Terus apa bedanya manik dan hipomanik?

Manik lebih parah dari hipomanik, dan lebih banyak memberikan masalah; entah itu di tempat kerja, di sekolah, atau hubungan.

Perasaan senang berlebih dari manik membuat pemilik bipolar mengalami psikosis (lepas dari realita), mengambil tindakan berbahaya, dan nekat. Bisa ngganggu orang lain juga. Makanya manik kadang butuh perawatan di rumah sakit.

Sementara hipomanik masih bisa beraktivitas dan bekerja. Sulit, tapi masih bisa.

 

 

Gejala depresif

Episode depresif adalah down parah yang dialami orang dengan gangguan bipolar.

Gejala utama dari depresif tentu saja adalah rasa kosong dan hampa yang dialami. Tapi untuk disebut episode depresif, kamu harus mengalami minimal lima gejala berikut.

bipolar disorder pdf, bipolar disorder journal pdf, bipolar disorder wiki, bipolar disorder gejala, bipolar disorder adalah, bipolar disorder apa itu, bipolar disorder adalah penyakit, bipolar disorder bahasa indonesia, bipolar disorder ciri cirinya, bipolar disorder cara mengatasi, bipolar disorder dalam psikologi, bipolar disorder definition, bipolar disorder dsm v, gangguan bipolar itu apa, gangguan bipolar apa itu, gangguan bipolar afektif, gangguan afektif bipolar adalah, gangguan bipolar bisa sembuh, apakah gangguan bipolar bisa sembuh, apakah gangguan bipolar berbahaya, gangguan bipolar dengan gejala psikotik, gejala gangguan bipolar, gejala gangguan bipolar disorder, apakah bipolar gangguan jiwa, gangguan bipolar menurut para ahli, gangguan mental bipolar, gangguan mood bipolar, tes gangguan bipolar online, gangguan bipolar ringan, simtom gangguan bipolar,
kalo lagi depresif rasanya gabisa gerak

 

  • Perasaan tertekan, kosong, sedih, hampa.
  • Kehilangan minat beraktivitas.
  • Nafsu makannya berubah. Bisa jadi berkurang dratis atau bertambah drastis.
  • Kurang tidur atau kebanyakan tidur.
  • Gerakan jadi lamban.
  • Badan selalu terasa capek.
  • Merasa nggak berharga.
  • Susah konsentrasi, susah mikir, susah mengambil keputusan.
  • Memikirkan atau merencanakan bunuh diri.

 

Gejala Gangguan Bipolar I

Gejala gangguan bipolar I adalah pernah merasakan satu kali episode manik yang diikuti hipomanik atau episode depresif.

 

Gejala Gangguan Bipolar II

Gejala gangguan bipolar 2 adalah pernah merasakan satu episode depresif dan diikuti satu episode hipomanik, tapi nggak pernah mengalami episode manik.

Pembeda utama gangguan bipolar 1 dan 2 adalah intensitas manik dan depresifnya. Kalo gangguan bipolar 1, maniknya lebih parah. Kalo gangguan bipolar 2, depresifnya lebih lama.

 

Gejala Gangguan Siklotimi

Gejala gangguan siklotimi adalah pernah mengalami gejala-gejala hipomania dan depresif selama minimal dua tahun, dengan satu tahun terjadi pada masa kecil. Gejalanya mungkin nggak parah, tapi minimal harus terjadi dua tahun.

 

Catatan tambahan

Gangguan bipolar biasanya terjadi pada usia remaja dan awal usia 20an. Gejalanya bisa bervariasi pada tiap orang, dan tingkat mood swingnya bisa berbeda-beda setiap waktu.

Siklus bipolar bisa berbeda tiap orang. Ada yang per minggu, per bulan, per jam, ada yang merasakan manik/hipomanik dan depresif bersamaan.

 

Gangguan Bipolar pada Anak

Bisakah anak mengalami gangguan bipolar?

Ya, anak bisa mengalami gangguan bipolar. Gejala gangguan bipolar pada anak dan remaja cenderung lebih sulit diidentifikasi.

Soalnya anak atau remaja masih sulit mengkomunikasikan perasaannya. Kita sulit membedakan apakah ini cuma mood yang belum stabil, apakah ini efek stres/trauma, atau memang gangguan kesehatan jiwa, seperti gangguan bipolar.

Mood anak bisa berpindah secara cepat. Anak/remaja memang moodnya naik turun, tapi anak yang cenderung bipolar biasanya naik turun moodnya bisa cepat dan berkali-kali dalam sehari.

 

 

Pеnyebab Gangguan Bipolar

Apa sih penyebab gangguan bipolar?

Penyebab pasti dari bipolar sebenernya belum diketahui. Tapi ada beberapa faktor yang bisa memantik episode pertama bipolar.

 

Struktur otak yang berbeda

Penelitian menunjukkan kalo struktur otak orang bipolar agak beda sama orang yang sehat.

Sebuah penelitian dari Clark dan Sahakian menyebut bahwa prefrontal cortex, amygdala, dan cortex cingulate pada orang dengan bipolar cenderung berbeda dalam memproses informasi yang datang.

Sementara penelitian lain menyebut bahwa otak orang dengan bipolar kekurangan grey matter. Grey matter, atau materi abu-abu, adalah komponen otak yang berfungsi menganalisa informasi.

Kekurangan grey matter di otak ini menyebabkan orang dengan bipolar kesulitan mengontrol perilaku dan memotivasi diri.

 

Genetik

Penelitian lain bilang kalo genetik tertentu punya resiko memiliki bipolar lebih besar.

Tapi genetik sendiri bukan faktor utama dari bipolar, karena banyak juga kembar identik yang salah satunya punya bipolar tapi yang lainnya nggak, padahal genetiknya sangat mirip.

 

 

Riwayat Keluarga

Faktor riwayat keluarga juga mungkin mengalami bipolar. Misalnya orang tua atau saudara kamu punya bipolar, kamu punya kecenderungan mengalami juga.

Tapi ini gak selalu terjadi sih. Ada sebuah penelitian yang mencari tau resiko mengalami bipolar di dalam keluarga.

Kalo salah satu orang tua kamu punya bipolar, resiko kamu untuk mengalami juga adalah sekitar 5-10%. Tapi kalo yang bipolar adalah saudara kembar kamu, resiko mengalami bipolarnya sekitar 40-70%. Untuk satu keluarga tapi nggak satu garis (kayak om atau sepupu), resikonya 0,5-1,5%.

Faktor lain yang mempengaruhi terjadinya bipolar adalah stres berat dalam waktu lama; kayak kejadian traumatis atau kematian orang yang disayangi, dan penggunaan narkoba serta alkohol.

 

Pеnanganan gangguan bipolar

Lalu bagaimana cara menyembuhkan bipolar?

Penyembuhan bukan kata yang tepat sih. Penanganan dan pengendalian mungkin lebih akurat, soalnya bipolar gak bisa hilang 100%. Episode manik dan depresif bisa ditekan sampe jarang muncul, jadi kamu bisa beraktivitas seperti biasa.

Bipolar sendiri adalah kelainan yang kamu alami seumur hidup. Episode manik dan depresi bisa muncul sewaktu-waktu tanpa diduga.

Saat manik dan depresif ini nggak muncul, ada juga yang tetep mengalami mood swing tak terkontrol. Dengan terapi dan pengobatan, frekuensi mood swing dan episode bisa ditekan.

Penanganan yang paling efektif menggunakan obat dan psikoterapi secara bersamaan.

 

Pengobatan

Pengobatan untuk bipolar berupa obat antidepresan, antipsikotik, dan penstabil mood.

Untuk mendapatkan pengobatan bipolar, kamu perlu konsultasi sama dokter/psikiater dulu. Nanti baru diresepin.

Kamu juga perlu cerita penyakit lain yang kamu alami, takutnya ntar konflik gitu obatnya. Dosis dan jenis pengobatan bisa diubah tergantung fisik kamu.

Oh iya, kalo udah punya obat bipolar, minum teratur! Kalo berhenti ntar gejala bipolar bisa muncul dan lebih parah. Efek samping yang muncul juga bisa lebih bahaya.

 

Penanganan Psikologis

Penanganan selain obat bisa berupa psikoterapi.

Psikoterapi bisa berupa dukungan, edukasi, dan petunjuk cara hidup sehat meski mengalami bipolar.

Beberapa psikoterapi untuk gangguan bipolar berupa:

  • CBT, terapi yang membantu kamu memahami dan mengendalikan perilaku.
  • Terapi keluarga, terapi yang dilakukan bareng keluarga, jadi keluarga bisa support kamu.
  • Psikoedukasi, edukasi lebih jauh tentang bipolar dan apa aja yang harus dilakukan.
  • Terapi ritme sosial dan interpersonal, atau IPSRT, adalah terapi untuk menjaga pola tidur, makan, dan bersosialisasi kamu tetep stabil. Ini penting terutama kalo episode manik atau depresif kamu kumat.

Psikoterapi ini bisa dilakukan sama psikolog, psikiater, ataupun dokter, selama mereka berlisensi. Ya tanya dulu aja sih mereka punya lisensi terapi apa nggak.

 

Penanganan lainnya

Selain pengobatan dan terapi psikologi ada juga penanganan lain yang bisa ditambahkan.

Yang pertama adalah menjaga ritme tidur. Orang dengan gangguan bipolar menemukan kalo menjaga jam tidur yang cukup bisa membantu mengendalikan episode biar gak muncul. Ini bisa didapat dengan meminta resep obat tidur dari dokter. Ini harus dikasi tau ke dokter dan psikolognya ya.

Yang kedua adalah membuat jurnal kecil. Jurnal ini berisi catatan gejala mood yang kamu alami, pola tidur yang terjadi sebelum episode, atau kejadian-kejadian apa yang biasanya muncul sebelum bipolar ini kambuh.

bipolar disorder pdf, bipolar disorder journal pdf, bipolar disorder wiki, bipolar disorder gejala, bipolar disorder adalah, bipolar disorder apa itu, bipolar disorder adalah penyakit, bipolar disorder bahasa indonesia, bipolar disorder ciri cirinya, bipolar disorder cara mengatasi, bipolar disorder dalam psikologi, bipolar disorder definition, bipolar disorder dsm v, gangguan bipolar itu apa, gangguan bipolar apa itu, gangguan bipolar afektif, gangguan afektif bipolar adalah, gangguan bipolar bisa sembuh, apakah gangguan bipolar bisa sembuh, apakah gangguan bipolar berbahaya, gangguan bipolar dengan gejala psikotik, gejala gangguan bipolar, gejala gangguan bipolar disorder, apakah bipolar gangguan jiwa, gangguan bipolar menurut para ahli, gangguan mental bipolar, gangguan mood bipolar, tes gangguan bipolar online, gangguan bipolar ringan, simtom gangguan bipolar,
mencatat perasaan dan pikiran di dalam jurnal membantu mengenali pola bipolar kamu

Membuat jurnal ini bisa membantu melacak bipolar kamu. Kamu jadi bisa tau berapa porsi tidur yang cukup, gejala yang muncul sebelum episode, jenis kejadian yang muncul yang memantik kambuhnya bipolar, dan lain-lain.

Jurnal ini perlu dikonsultasikan juga sama dokter dan psikolog kamu. Kalo bisa sih usulkan dulu ke mereka sebelum mulai membuat, siapa tau mereka bisa nambahin aspek-aspek lain yang diperlukan.

Yang ketiga adalah membuat jadwal harian yang ketat, secara detil per jamnya, dan mengikutinya secara disiplin. Orang dengan bipolar kadang-kadang melakukan suatu kegiatan secara berulang-ulang, sampe aktivitas lainnya terbengkalai. Jadwal yang ketat membantu dia beraktivitas normal.

 

Pencegahan Gangguan Bipolar

Bisakah gangguan bipolar dicegah?

Mungkin bukan dicegah sih ya, tapi dikendalikan biar episode manik sama depresifnya jarang muncul.

Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah:

  • Buat jadwal tidur yang tetap. Pastikan kamu mendapat waktu tidur yang cukup.
  • Jadwalkan aktivitas sehari-hari kamu.
  • Jadilah orang yang realistis. Hindari merasa kecewa dan frustrasi.
  • Hindari aktivitas yang terlalu padat dan bikin stres.
  • Hindari alkohol dan obat-obatan terlarang, kecuali yang diresepin dokter.
  • Catat mood kamu di sebuah jurnal/diari, dan perhatikan naik turunnya mood kamu.
  • Kasi tau teman dan keluarga kalau kamu punya bipolar. Ini supaya mereka bisa memahami dan menolong kamu.
  • Lanjutkan pengobatan dan terapi yang kamu ikuti.

 

NAH! Itu tadi sekilas tentang gangguan bipolar dan macam-macam gejalanya.

Semoga ini bisa membantu kamu mengenali tubuh dan jiwa kamu secara lebih baik. Susah memang hidup bersama gangguan di dalam tubuh. Tapi Tuhan nggak menciptakan tantangan tanpa menyertainya dengan kelebihan.

Hadapilah tantangan dari-Nya, dan syukuri kekuatan yang Ia berikan buat kamu.

Semangat terus ya jagoanqu~

Author: Robi Maulana

Dalang sesungguhnya di balik PsikologiHore. Suka ngopi tapi kopi nggak suka sama dia.

One Reply to “Gangguan Bipolar: Definisi, Gejala, Penyebab, dan Penanganan”

Ada komentar? Mau nanya? Silakan tulis di sini :) (kalo mau tau dibales apa nggak, cek email kamu ya)