Waktu baca yang dibutuhkan: 8 menit

Bagaimana cara menghilangkan kebiasaan buruk seperti merokok, nonton film porno, menggigit kuku, ngemil berlebihan, hingga mengecek sosial media berlebihan?

7 Cara Merubah Kebiasaan Buruk

  1. Ciptakan alasan
  2. Ganti dengan kebiasaan lain
  3. “Matikan” penyebab mengidam
  4. Cari teman senasib
  5. Cari orang-orang positif
  6. Bayangkan keberhasilanmu
  7. Abaikan pikiran buruk

Bonus: Memahami Setan Kecil

 

Apa kebiasaan jelekmu?
Merokok? Ngemil berlebihan? Minum minuman manis berlebihan? Kecanduan sosial media?

Apa kamu terganggu karena kebiasaan jelekmu?

Apa kamu mau berubah?

Nah, kamu datang ke tempat yang tepat.

Halaman besar ini berisi langkah-langkah yang perlu kamu lakukan untuk mengubah kebiasaan buruk.
Kamu akan mempelajari penyebab kebiasaan buruk, pemicunya, cara mendeteksi munculnya, dan cara memusnahkan kebiasaan buruk tersebut.

Note: Artikel ini khusus untuk mengubah kebiasaan buruk dirimu sendiri. Untuk mengubah kebiasaan buruk orang lain, akan membutuhkan perlakuan berbeda.

Ini adalah daftar isi, kamu bisa langsung klik ke bagian yang mau kamu baca.
Kamu juga bisa scroll ke bawah untuk membaca berurutan.


6 Langkah Mengubah Kebiasaan Buruk

1. Ciptakan Alasan

Untuk berhenti melakukan suatu kebiasaan, kamu harus punya alasan kuat.
Alasan ini harus sangat kuat sampai kamu merasa malu dan sakit bila nggak berubah.

Jadi saya pernah menemukan sebuah berita di facebook.
Ada seorang ayah yang anaknya meninggal gara-gara sering terhirup asap rokoknya.

Seorang teman saya saat SMA bersumpah untuk tidak pernah lagi onani.
Sebabnya, dia pernah onani di kamar lalu dilihat sama ibunya.
Rasa malu terhadap ibunya sedemikian kuat, sehingga ia memutuskan untuk berubah,

Alasan yang kuat, kan?

Kamu juga bisa melakukan ini!
Coba bayangkan reaksi pasanganmu yang menderita karena kelakukan burukmu.
Lihatlah tatapan ibumu bila kelakuan jelekmu diketahui olehnya.

Ada lagi cara lain:

Ceritakan ke banyak orang bahwa kamu mau berhenti melakukan kebiasaan jelek.

Dua orang yang saya kenal, berkali-kali niat untuk diet tapi nggak pernah jadi.
Akhirnya, mereka cerita ke semua orang bahwa mereka mau diet.
Kalau kali ini masih gagal, mereka berjanji akan makan makanan anjing di depan umum.

Karena sudah cerita ke banyak orang, mau nggak mau harus dilakukan kan?
Apalagi sudah bikin janji makan makanan anjing.

Karena punya alasan yang kuat, diet mereka akhirnya berhasil!

Bila masih kurang kuat, lakukan langkah paling berbahaya ini:

Perlihatkan kebiasaan jelekmu dengan sengaja.

Dengan begitu, kamu jadi malu, kan?
Kamu akan benar-benar mendapatkan alasan untuk berubah.


2. Mengubah Kebiasaan Buruk – Ganti dengan Kebiasaan Lain

Satu hal yang perlu kamu ketahui: kebiasaan tidak bisa dimusnahkan.

Kamu mungkin berpikir,”ahh aku mau berhenti ngerokok!”
atau “oke, mulai hari ini aku akan mengurangi buka sosmed”.

Apakah sekarang berhasil?
Kebiasaan lama susah dihilangkan. Kalaupun hilang, paling-paling nanti muncul lagi.

Cara efektif mengubah kebiasaan buruk adalah menggantinya dengan kebiasaan positif.
Kebiasaan baru ini haruslah punya efek yang mirip dengan kebiasaan jelekmu.

Misalnya kamu punya kebiasaan ngerokok.
Maka daripada ngerokok, coba beli permen karet mint.
Waktu keinginan merokok itu muncul, kamu lawan aja dengan mengunyah permen karet.

Perlu diingat, kebiasaan barunya harus memberikan “imbalan” yang mirip dengan kebiasaan jelekmu.

Bagaimana kalau saya jomblo dan hobi nonton bokep? Kan nggak ada penggantinya?

kembali ke daftar isi


3. Mengubah Kebiasaan Buruk – Hambat Penyebab Mengidam

Hambat penyebabnya.

Kalo kebiasaan merokok, jangan nyimpen rokok.
Kalo keseringan nonton film porno, maka hapus film-filmnya dari laptopmu.

“Percuma aja bos, kan bisa nyimpen lagi?”

Ya iyalah. Ini kan cuma buat menghambat aja.
Kalo mau kebiasaan buruknya hilang, ya kombinasikan dengan cara-cara yang lain.

Oh iya, Perlu diingat bahwa ada empat kondisi di mana manusia sangat rentan:

  • Saat lapar
  • Saat marah
  • Saat sendirian
  • Saat capek

Di empat kondisi ini, kamu pasti lebih gampang untuk kembali ke kebiasaan jelek.
Kamu harus lebih waspada saat mengalami empat kondisi ini.

kembali ke daftar isi


4. Mengubah Kebiasaan Buruk – Cari Teman Senasib

Kalau kamu mau mengubah kebiasaan buruk, coba cari teman yang senasib.
Misal kamu berniat mengurangi makan yang manis-manis.
Kamu bisa cari teman yang punya niat sama.

Dengan gitu, kamu sama dia bisa saling menyemangati.
Kalo kamu mulai down, kamu bisa cerita ke dia supaya bisa “ngomelin” kamu.

Nggak harus teman di dunia nyata, lewat internet juga boleh.

Kamu juga bisa cari teman di sosmed.
Kalau mau berhenti minum-minum, ada forum namanya alcoholics anonymous.
Kalau mau berhenti coli, ada forum namanya fapstronauts.

Itu forum luar negeri sih, tapi mungkin di Indonesia juga ada.
Cari aja di kaskus, mungkin ada.

Kalau ada teman senasib, jadi lebih semangat lah.

mengubah kebiasaan buruk, cara mengubah kebiasaan buruk, cara merubah kebiasaan buruk, merubah kebiasaan buruk
teman senasib bikin lebih semangat. sumber: pexels.com

kembali ke daftar isi


5. Temuilah Orang-Orang Positif

Seorang teman saya mulai ngerokok karena ikut-ikutan temen.
Dia datang dari Maumere dalam keadaan bukan perokok. Suci, murni.
Lalu, karena dihasut teman di rantau, akhirnya dia menghisap sebatang. Keterusan deh.

Intinya, sebuah kebiasaan bisa aja muncul karena pergaulan.

Maka kalau mau mengurangi kebiasaan buruk, bergaullah sama orang yang nggak melakukannya.

Misal kamu perokok. Kalo mau berhenti ngerokok, ya mainlah sama teman-teman non perokok.
Pasti sungkan kalo mau nyebats.

Atau kamu punya hobi nonton film porno.
Banyak-banyakin gaul sama temen yang alim, jadi kan malu kalo ketauan nyimpen.
Sukur-sukur ketularan alim.

Baca juga:

kembali ke daftar isi


6. Mengubah Kebiasaan Buruk – Kendalikan Pikiran

Kalau lagi ada waktu kosong, coba bayangkan rasanya berhasil mengenyahkan kebiasaan buruk.

Bayangkan rasanya berhasil jadi orang yang lebih baik.
Bayangkan kamu berhasil melewati batasan burukmu.

Otak kita nggak tau mana yang imajinasi dan mana yang kenyataan.
Apapun yang kita bayangkan, otak akan mengira itu beneran.

Dengan imajinasi yang tepat, otak dan perasaan jadi lebih termotivasi.
Ini memberimu tambahan kekuatan untuk terus maju dan berubah.

Selain itu, kamu juga bisa mengendalikan pikiran untuk mencegah kebiasaan onani.

Katakanlah kamu melihat suatu gambar seksi, atau cewek yang pakaiannya ketat.
Kamu jadi horny, dan langsung pengen coli.

Gunakan kekuatan imajinasi!

Rusak “gambar” itu di otakmu.
Seperti film kartun, bayangkan bagian-bagian tubuhnya membesar.
Bayangkan wajahnya berwarna pelangi, atau berubah menjadi menjijikkan.

Paling ekstrim, ya bayangkan saja nenek atau ibumu. Atau saudaramu.
Pasti napsunya ilang.

kembali ke daftar isi


7. Mengubah Kebiasaan Buruk – Lacak dan Catat

Berapa hari waktu yang dibutuhkan untuk merubah kebiasaan buruk?
90 hari. Tapi, 14 hari pertama adalah yang paling sulit.

Untuk membuatmu lebih semangat, siapkan sebuah kalender.
Beri coretan pada tanggal ketika kamu tidak melakukan kebiasaan buruk.
Tuliskan juga kata-kata penyemangat buat besok.

Dengan begitu, kamu akan merasa sayang bila harus kumat lagi.

Dalam mengubah kebiasaan, 14 hari pertama adalah masa paling berat.
Jadi kamu memang perlu menderita.

Gagal nggak papa, tapi jangan menyerah.

Biar kegagalan nggak sia-sia, kamu harus catat!

  • Jam berapa kebiasaanmu kumat?
  • Sebelum kebiasaan itu kambuh, apa yang kamu lakukan?
  • Bagaimana perasaanmu sebelumnya? Bad mood? Hepi?
  • Apa pemicu kumatnya?

Dengan mencatat, kamu jadi lebih kenal terhadap kebiasaan jelek itu.
Kamu jadi tau jam berapa biasanya muncul, apa kondisi yang memicu, dan lain-lain.

Kenali musuhmu, agar kamu semakin paham kelemahannya.

Mengubah kebiasaan buruk memang butuh waktu kok.
Sekali ini, jangan menyerah!

Sering mikir negatif? Punya pikiran pesimis? Ketahui cara menghilangkan batasan diri dan pikiran pesimis di sini.

kembali ke daftar isi


Memahami Penyebab Kebiasaan Buruk

Sudah siap mengubah si kebiasaan buruk?
Bagus! Kamu sudah tau cara melakukannya.

Tapi, agar proses ini semakin efektif, kamu perlu memahami penyebab kebiasaan burukmu.

Penyebab kebiasaan buruk kadang-kadang rumit.
Malah, kadang kebiasaan buruk disebabkan oleh sesuatu yang tak terduga.

Misalnya kamu suka menggigit kuku.
Kamu suka menggigit kuku bukan karena kamu manusia pemangsa kuku.

Pasti ada penyebab psikologis yang mendasarinya.
Entah itu bosan, gelisah, jengkel, atau apalah.

Masturbasi pun sama, nggak selalu karena kamu horny atau apalah.
Masturbasi, onani, nonton bokep, sering diawali karena kamu melamun dan bosen.

Saya pun sama, saya terlalu sering mengecek media sosial.
Apakah itu berarti saya memang benar-benar suka media sosial?
Jangan-jangan ada penyebab lain yang mendasari?

Memahami penyebab akan mempercepat hilangnya kebiasaan buruk.

Nah, pedoman berikut ini akan membantu kamu melacak kumatnya penyebab kebiasaan jelek.

Ingat-ingatlah pertanyaan ini ketika kebiasaan burukmu kambuh

  • Kapan kebiasaan burukmu kumat?

  • Di mana kamu ketika kebiasaan ini terjadi?

  • Kamu bersama siapa?

  • Sebelum kumat, kamu ngapain?

  • Sebelum kumat, apa perasaanmu?

Jawablah setiap kebiasaan burukmu kambuh. Lakukan selama 3-4 hari.
Lalu kamu kumpulkan catatan itu, dan lihat kesamaan-kesamaannya.

Dari kesamaan-kesamaan itu, akan ada lima kemungkinan penyebab munculnya kebiasaan jelekmu:

  • Sebab waktu (kebiasaan burukmu muncul hanya pada jam tertentu)
  • Sebab lokasi (muncul pada tempat tertentu)
  • Sebab orang lain (muncul karena seseorang)
  • Sebab perilaku (ada perilaku tertentu yang memicu kumat)
  • Sebab feeling (ada perasaan tertentu yang memicu kumat)

Dengan mengetahui penyebab, kamu bisa menentukan langkah antisipasi.


Nah, itu tadi ya cara mengatasi kebiasaan buruk.
Ke depan, saya akan menambahkan tulisan ini dengan pengalaman dari sejumlah teman.

Kalau kamu juga berniat mengubah kebiasaan buruk, kamu bisa komentar di bawah.
Siapa tau ada yang senasib, jadi kalian bisa berjuang bareng.

Mengubah kebiasaan buruk adalah tantangan.
Perubahan pun butuh usaha yang besar.
Tapi, kalau kamu sudah bertekad, nggak ada yang bisa menghentikanmu.

Sampai jumpa!

sources:
James Clear
Charles Duhigg – The Power of Habit

Author: Robi Maulana

Dalang sesungguhnya di balik PsikologiHore. Suka ngopi tapi kopi nggak suka sama dia.

8 Replies to “7 Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk Menurut Para Ahli

    1. Hola Grace :)))
      Biasanya ketekunan didapet dari konsistensi yang dipaksa. Dalam arti perlu ada niat yang kuat dan sadar untuk terus menerus.
      Saran kami sih mulai dari langkah yang paling sederhana aja. Abis itu naik ke tahap yang sulit. Kamu juga bisa minta bantuan orang lain buat memonitor kamu.

  1. Gua sering ONANI dan kadang” nonton bokep tp gua sekarng ingin berubah kog susah ya…
    Tp gue gk menuerah untuk berubah walau terkadang rasa ingin onani dn lihat bokep muncut lagi…

    1. halo dias,,,
      yang paling penting tuh kurangin waktu senggang, kurangin ngelamun, sama kurangin liat hape.
      tiga hal ini pemicu paling parah dari hobi liat bokep.

Ada komentar? Mau nanya? Silakan tulis di sini :) (kalo mau tau dibales apa nggak, cek email kamu ya)