Waktu baca yang dibutuhkan: 8 menit

13 Cara Mengalahkan Rasa Malas. Semua Berawal dari Pikiran!

 

Kita awali artikel ini dengan satu kalimat:

Kalau mau berhasil, maka harus berusaha.

Kalau kita mau menguasai satu kemampuan, ya kita harus berlatih.
Tapi, ada kalanya proses ini terasa berat. Jadinya kamu males duluan.

Rajin pangkal pandai, malas pangkal bloon.

Ya, semua orang juga tau. Kalau kita rajin, dalam hal apapun, akan tiba masanya kita jadi pandai.
Namun nggak semua orang punya sifat rajin dalam dirinya. Ada kalanya, rasa malas itu datang.

Gimana cara mengatasi rasa malas?

Berikut ini tips-tips yang bisa kamu coba untuk menyingkirkan sifat pemalas.
Beberapa bisa mengubahmu dalam sekejap, beberapa lagi mengubahmu selamanya.

 

1. Ubah Persepsi

dari harus, jadi mau.

 

Kalau kita mengubah kalimat kita, pikiran kita juga ikut berubah.

Orang-orang yang rajin selalu bilang “mau”, bukan “harus”.
Mereka memelajari sesuatu bukan karena keharusan, tapi karena mereka ingin.
Kalau kita “harus”, ada masalah sedikit saja jadi alasan. Tapi kalau kita “mau”, 1000 masalah tidak jadi alasan.

Kamu juga bisa melakukannya. Saat kamu perlu berlatih atau belajar, ubahlah kata “harus” jadi “mau”.
Ketika malas itu datang, katakan “mau (tindakan yang ingin dilakukan) ahhh…”

Mau latihan dulu ah~
Mau belajar dulu ah~

Bisikkan kata-kata itu ke dirimu sendiri.
Coba aja sekarang! Pasti perasaanmu langsung berubah.

Kalau pakai kata mau, kamu merasa punya kendali atas pilihanmu.
Kamu melakukannya bukan karena harus, tapi karena keinginanmu sendiri.

Beda kan rasanya melakukan karena terpaksa, dan melakukan karena ingin?

 


2. Mana yang paling simpel?

dalam pekerjaanmu, bagian mana yang paling simpel?

 

Semua aktivitas pasti memiliki inti. Kalau kamu perlu berlatih tapi lagi malas, kamu latih yang mudah dulu aja.
Kalau kamu lagi belajar atau kerja, kamu kerjakan intinya dulu aja.

Kalau lagi males nulis, saya cuma bikin kerangka sama tujuan tulisannya.
Misalnya di tulisan bagian Inspirasi Variabel. Itu kan tulisannya panjang-panjang tuh.

Kalau saya langsung nulis, pasti males. Makanya saya bikin kerangkanya dulu.
Tulisan ini mau dibuat seperti apa. Bagian ini mau diisi apa, setelahnya ditulis apalagi.
Nanti kalau sudah buat kerangka, biasanya otak udah mulai panas. Baru kerjakan sisanya.

Sesekali nyeruput kopi biar agak semangat ehe~

Aa Gym pernah bilang: “mulai dari diri sendiri, mulai dari yang terkecil, mulai dari saat ini”
Langkah paling berat adalah memulai. Kalau udah mulai, males pasti ilang sendiri.

 


3. Relakan yang nggak bisa diubah

Lepaskan hal-hal yang nggak bisa kamu kendalikan.

cara menghilangkan malas, cara mengalahkan malas, cara menghilangkan malas sholat, cara menghilangkan rasa malas yang berlebihan, cara agar tidak malas bangun pagi, cara menghilangkan rasa malas dan ngantuk, menghilangkan rasa malas, anti malas, tips menghilangkan rasa malu, penyebab malas

 

Satu penyakit orang-orang sekarang: yang jauh dipikirin, yang dekat nggak dikerjain.

Mengeluhkan keadaan yang serba sulit, tapi nggak mencari solusinya.
Memikirkan kenapa nasib tak memihak, tapi nggak berusaha memperbaiki keadaan.
Mengingat-ingat masa lalu, tapi yang sekarang nggak dikerjakan.

Ketika kamu mengeluhkan sesuatu yang nggak bisa kamu ubah, seperti masa lalu, situasi dan orang lain, apa yang terjadi? Kamu jadi males kan?

Kamu menyalahkan situasi sebagai alasan keterbatasanmu.
Kamu percaya bahwa semua sudah diatur. Yang terjadi terjadilah.
Ini pola pikir yang cacat!

Padahal, bila kamu merelakan yang nggak bisa diubah, dan fokus pada dirimu…
Mungkin saja kelak akan terjadi perubahan.

Relakan saja kondisimu. Relakan saja kalau orang lain nggak menyukaimu.
Relakan juga masa lalumu.

Fokuslah pada dirimu, fokuslah pada detik ini.
Kamu masih bisa diubah. Masa sekarang masih bisa diubah.

Dengan begitu, kamu jadi lebih lepas dan menghilangkan kemalasan.

 


4. Bertingkah seolah sudah berhasil

Apapun ambisimu, bertingkahlah seolah kamu sudah sampai.

 

Pesepakbola Wayne Rooney pernah berkata begini: “Malam sebelum pertandingan, saya kadang-kadang membayangkan diri saya mencetak gol. Lalu saya berimajinasi merayakan gol tersebut. Kalau seperti itu, biasanya saya mencetak gol!

Bila kamu ingin memiliki suatu keahlian, bertingkah saja seolah sudah mendapatkannya.
Bersikaplah seolah kamu adalah penyanyi besar. Bersikaplah seolah kamulah yang naik jabatan tahun depan.

Bayangkan keberhasilanmu.

Bersikap di sini tidak hanya tingkahnya saja, tapi juga cara berpikirnya dan kebiasaannya.
Kalau kamu yakin, maka kamu akan dapat.

 


5. Melompat-lompat

Coba ingat-ingat bahasa tubuhmu kalau lagi males.

Mata agak lesu, wajah cemberut, kepala terkulai…
Ketika wajah sudah ditekuk dan tubuh sudah membungkuk, perasaan jadi malas.
Mau ngapa-ngapain rasanya emoh, ogah.

Anthony Robbins berkata emosi dibuat dari gerakan.
Perubahan gerakan akan mengubah perasaanmu juga.
Dalam bukunya Awaken The Giant Within, dia menuliskan cara dia mengubah rasa malas.

Ia melompat-lompat!
Katanya, melompat-lompat sebentar efektif dalam mengusir malas.

Berdirilah dan melompat-lompatlah selama 20 detik!
Melompatlah seolah ada yang ngirimin pizza gratis ke kamarmu.

Setelah melompat-lompat, jantung jadi deg-degan dan darah jadi terpompa.
Mungkin akan sedikit berkeringat sih, tapi kamu seenggaknya akan tersenyum sedikit.
Ini mengubah rasa malasmu, dan juga moodmu.

Kalau situasinya nggak memungkinkan, goyangkan saja tubuhmu atau jentikkan jarimu.
Ini juga bisa mengubah emosi, meskipun nggak seampuh loncat-loncat.

Ketika tubuhmu sudah berubah, perasaanmu akan segera berubah juga!

 


6. Jauhkan hape

Hape adalah sumber kemalasan.

 

cara menghilangkan malas, cara mengalahkan malas, cara menghilangkan malas sholat, cara menghilangkan rasa malas yang berlebihan, cara agar tidak malas bangun pagi, cara menghilangkan rasa malas dan ngantuk, menghilangkan rasa malas, anti malas, tips menghilangkan rasa malu, penyebab malas

 

Belakangan ini saya musuhan sama hape saya.
Selain karena mulai sering hang, ia juga penyebab rasa malas.
Kalau bangun tidur, otomatis tangan saya nyari hape dan buka sosmed.

Saya lalu berleha-leha, menunda sejumlah pekerjaan yang minta dikerjakan.
Kalau sudah gitu, mau ngapa-ngapain jadi males.

Bahkan bisa menyebabkan rasa malas yang berlebihan.

Makanya, sekarang saya sudah hapus semua aplikasi sosmed di hape.
Kecuali Path sama IG, karena saya masih mau pamer makanan dan tempat nongkrong hehehe.
Tapi itupun cuma saya buka kalau lagi keluar.

Beberapa pagi terakhir hasilnya mulai terlihat. Saya yang otomatis buka hape, langsung bingung karena nggak ada sosmed yang biasanya dibuka. Saya jadi langsung bangun dan mengerjakan yang perlu dikerjakan.

Saya jadi lebih rajin deh!

 

Bagaimana pacar dan travel bisa menghilangkan malas?
Trik nomer 7-13 bisa kamu baca di sini.

3 Replies to “Sering Malas? Ini 13 Cara Menghilangkannya

Ada komentar? Mau nanya? Silakan tulis di sini :) (kalo mau tau dibales apa nggak, cek email kamu ya)