Waktu baca yang dibutuhkan: 3 menit

Gunakan cara mudah ini untuk melawan rasa takut

Semua orang punya ketakutan.

Kamu mungkin takut nggak bisa wisuda tahun ini.
Atau mungkin takut telat nikah.
Atau takut nggak bisa jadi orang kaya.

Saya sendiri, takut blog ini nggak ada yang baca.

Takut itu wajar. Bahkan, bagus untuk kita.
Dengan adanya rasa takut, kita jadi lebih realistis.
Kita jadi mawas diri dan nggak sombong.

Tapi ada kalanya ketakutan justru malah membuat kita tidak jadi bergerak.
Gara-gara takut, akhirnya jadi alasan untuk diam di tempat dan zona nyaman.

Apakah kamu mau terus seperti itu?

Untungnya, ada satu cara mengatasi ketakutan ini.
Memang banyak sudah cara mengatasi ketakutan di luar sana.
Tapi, yang satu ini bisa kamu lakukan sekarang juga.

 


 

Kali ini saya akan menjabarkan bagaimana cara melawan ketakutan dengan mudah.
Siapkan kertas dan pena!

Menghilangkan rasa takut dalam sekejap.

Oke, sekarang siapkan kertas.

Di bagian atas, tuliskan nama keputusan yang mau kamu ambil.
Kalau sudah, coba gambar tabel, dengan tiga baris dan dua kolom.
Nanti kan jadinya ada dua kolom tuh. Kolom atas, tuliskan “ketakutanku”, “cara mencegahnya”, dan “cara menghadapinya”.

Contohnya kayak gini.

cara mengatasi rasa takut, cara menghadapi rasa takut, cara melawan rasa takut

 

Sudah?

Isi baris pertama dengan ketakutan yang kamu rasakan terkait keputusan itu.
Apabila keputusan itu kamu ambil, apa yang kamu takutkan?
Apa resiko keputusanmu itu? Tulis di situ.

Misalnya saya nih. Saya punya keputusan mau membuat blog tentang psikologi.
Ketakutan pertama saya adalah saya takut blog saya nggak ada yang baca.

Isi baris kedua dengan cara mencegah ketakutan itu jadi kenyataan.
Bagaimana caranya ketakutan itu jadi kenyataan?
Adakah cara mencegahnya? Tulis di situ.

Menurut saya, cara mencegah blog saya nggak ada yang membaca adalah:
Memperbaiki SEO, menyebarkan artikel di sosial media, dll.

Kalau misalkan ketakutan saya jadi kenyataan, gimana?
Ternyata blog saya beneran nggak ada yang baca!
Ya udah, saya bikin lagi aja tulisan yang lain.

Ulangi terus, sampai semua ketakutanmu sudah tertulis.
Sampai lega, sampai kamu kehabisan ide.

Kira-kira jadinya nanti seperti ini:

 

cara mengatasi rasa takut, cara menghadapi rasa takut, cara melawan rasa takut

cara mengatasi rasa takut, cara menghadapi rasa takut, cara melawan rasa takut

Kamu juga bisa mengganti bagian “keputusan” dengan “ketakutan besar”.
Nanti di kolom “ketakutanmu”, isilah dengan rincian-rincian ketakutan besarmu itu.

Tujuannya apa sih?

Buat apa sih nulis-nulis kayak gini?

Ketakutan itu gelap. Buram. Ia tidak jelas.

Semakin dipendam, perasaan itu akan terus mengganggu.
Apalagi kalau kita tidak tau cara mengantisipasinya.

Kalau kita bisa mengungkapkan ketakutan kita secara spesifik, kita akan semakin lega.
Nah, kalau kita bisa menemukan cara untuk mengantisipasi ketakutan, ketakutan itu akan semakin jelas.

Apabila ketakutan kita sudah jelas, kita jadi tahu cara mencegahnya.
Kenali ketakutanmu. Temukan apa yang sebenarnya kamu takutkan!
Semakin jelas kita mengenalinya, semakin tahu kita cara mengatasinya.

Bahkan, kalau males, kamu nggak perlu mempraktekkan tabel yang sudah kamu buat.
Memang sih tabel ini bagus buat perencanaan.
Tapi, kalau kamu mau menggunakannya sekadar sebagai sarana pemuasan emosi, itu juga nggak papa.

Yang paling utama adalah: kamu bisa melawan ketakutanmu dan mulai mengambil tindakan.
Itu yang paling penting!

Kalau kamu masih punya perasaan negatif dan pikiran yang buruk, kamu boleh juga baca ini.

Semoga bisa membantu kamu ya.
Yuk, atasi ketakutanmu.

Sesungguhnya ia cuma zat kimia di otak, yang bisa kamu hapuskan dengan kuasamu sendiri,

Jadi, ketakutan apa yang mau kamu atasi?

Ada komentar? Mau nanya? Silakan tulis di sini :) (kalo mau tau dibales apa nggak, cek email kamu ya)