Waktu baca yang dibutuhkan: 6 menit

Yuk kita nonton bokep!

JANGAN NGEBOKEP TERUS WOY

Selamat datang, bokepers!

Apakah kamu ke sini mengharapkan ada video untuk ditonton sambil onani?
Jika iya, kamu sungguh menyedihkan.

Iklan!

Tapi silakan teruskan membaca!
Setelah ini, kamu akan mengetahui bahaya onani dan bokep untuk tubuhmu.

Atau kamu ke sini karena ingin berhenti coli dan bertobat?
Perjalanan untuk berhenti sangat panjang…
Tapi mengetahui bahayanya udah cukup untuk membuatmu insaf.

JANGAN COLI TERUS WOY

Setelah ini, mari kita pelajari bersama manfaat bokep.
Dan, kenapa bokep membuat orang menjadi malas, bodoh, dan pecundang.

Siap?

Film porno sudah ada sejak tahun 1950-an, ketika manusia menemukan alat untuk merekam gambar.

Sejak itulah, “film blue” beredar.

Saat ini bokep sudah semakin mudah diakses.
Bila dulu bokep cuma didapat di tukang vcd bajakan, sekarang orang bisa ngebokep dan onani melalui hape.

Image result for fap gif

Apalagi sekarang akses internet semakin cepat dan murah.
Nggak perlu lagi keluar rumah untuk melampiaskan nafsu.
Cukup tiduran di kamar, dan lekuk tubuh wanita di layar handphone siap menemani.

Karena tambah gampang didapat (dan seringkali gratis), semakin banyak orang kecanduan nonton film porno.

 


Bagaimana bokep merasuki manusia

Tapi kenapa orang suka nonton bokep?

Ada tiga penyebab kenapa film porno digemari:

  • Murah – Bahkan gratis
  • Tersedia – Bokep tersedia di internet, tinggal pilih
  • Rahasia – Orang leluasa mengakses bokep karena identitas kita nggak ketauan

Makanya, nonton film porno jadi solusi praktis menyalurkan keinginan yang terpendam.

Nonton film porno is totally normal. 96% pria sudah menonton bokep, bahkan sejak usia 12 tahun.
Bohong sekali kalau ada cowok bilang nggak pernah nonton bokep.
Masturbasi pun demikian, manusia sudah melakukannya sejak remaja. Laki-laki ya, kalo cewek saya nggak tau.

COLI BIKIN GOBLOK

Dalam psikologi pun, masturbasi adalah proses manusia dalam mengenali organ seksnya.
Menonton film porno menjadi cara remaja menyalurkan rasa penasaran mereka terhadap lawan jenis.

Selain itu, kedua cara ini adalah sarana menyalurkan hasrat ketika seseorang nggak punya pasangan.

Tapi, nonton film porno dan masturbasi hampir selalu menimbulkan kecanduan.
Kenapa?

Karena selalu ada yang kurang dari masturbasi dan porno.
Sentuhan yang sesungguhnya bersama pasangan tak bisa diganti.

Makanya, meskipun awalnya merasa puas, akan selalu ada yang kurang dari coli dan bokep.
Tapi pelaku biasanya terlalu bodoh untuk memahami itu.

Ia berusaha memenuhi nafsunya dengan menonton lebih banyak bokep dan onani lebih sering.

Sesuatu yang sering dilakukan, seberapapun nikmatnya, akan menimbulkan kebosanan.
Maka, pelaku akan bosan dengan video yang itu-itu aja. Akan bosan dengan cara masturbasi biasa.

Makanya, orang yang sering menonton bokep akan beralih ke video yang lebih hardcore.
Beralih ke mainan seks.

Hal ini awalnya membawa kenikmatan baru, namun ujung-ujungnya akan bosan lagi.

BOKEP BIKIN TOLOL

Proses lingkaran setan kemudian berulang lagi.

Makanya, semakin lama video porno semakin edan.
Mainan seks pun semakin beragam, dan sekarang sampai ada istilah BDSM dan lain sebagainya.

 


Apa saja bahaya nonton film porno?

 

Mudah terangsang

Secara normal, tubuh kita memproduksi hormon testosteron.
Testosteron ini berfungsi membangkitkan gairah seksual dan keinginan untuk berhubungan.

Pada orang normal, kadar testosteron ini rendah dan hanya banyak pada momen tertentu.

Tapi, pada pecandu bokep, testosteron terus menerus diproduksi dalam jumlah besar.
Ini membuat pecandu bokep mudah sekali terangsang.

Bahkan, kalau lihat cewek seksi sedikit saja langsung sange.

dampak onani, bahaya onani, masturbasi, bahaya nonton bokep

Mudah ngantuk

Ketika seseorang mencapai klimaks, otak memproduksi hormon oksitosin dan serotonin.
Kedua hormon ini menciptakan rasa rileks dan terpuaskan.

Makanya, ketika kedua hormon ini diproduksi, kamu akan merasa rileks sekaligus ngantuk.

 

Bikin Malas

Ketika kita melakukan sesuatu yang menyenangkan, otak memproduksi dopamin.

Dopamin ini membuat kita merasa puas, bersemangat, dan termotivasi.

Ketika dopamin diproduksi, otak kita otomatis mengingat kegiatan apa yang menghasilkan dopamin.
Makanya, ketika dopamin habis, otak langsung meminta kita melakukan kegiatan tertentu.

Makanya ketika kita ingiiin sekali melakukan sesuatu, kita nggak bisa memikirkan hal lain.
Kita maunya melakukan hal tersebut, dan ingin segera terpuaskan.

Pada otak pecandu bokep, dopamin akan diproduksi setelah ia orgasme.
Masalahnya, semakin sering dopamin diproduksi, otak akan meminta semakin sering.

Akibatnya, pelaku semakin mudah kekurangan dopamin.
Karena dopamin selalu kurang, makanya pecandu bokep jadi males ngapa-ngapain.
Nggak punya motivasi dan gampang menyerah.

Jadi bodoh, pemarah, dan sulit menahan nafsu

Berbeda dengan binatang, manusia punya otak bagian depan yang sempurna.
Ini membuat manusia mampu menyusun rencana, berpikir logis, dan mempertimbangkan perilaku.

Selain itu, otak depan berfungsi mengontrol keinginan, menahan nafsu, dan menahan marah.

Ketika seseorang melakukan masturbasi, dopamin diproduksi oleh otak.
Sayangnya, otak pecandu bokep selalu kekurangan dopamin.

Ini membuat otak kita jadi nggak bisa berfungsi penuh.

Makanya pecandu bokep nggak bisa menggunakan otaknya secara maksimal.
Mereka susah mikir, susah mengontrol tindakan, dan gampang marah.

Karena jarang dipakai, jumlah sel di otak bagian depan bisa berkurang.
Ini membuat pecandu bokep semakin gampang marah dan sulit konsentrasi.

 

Merusak hubungan rumah tangga

Ada satu perbedaan antara seks manusia dan binatang: cinta.

Binatang melakukan seks karena kebutuhan berkembang biak.
Manusia melakukan seks tidak cuma untuk reproduksi, tapi juga proses melampiaskan cinta.

Ketika manusia bercinta dengan pasangan (yang sah), keduanya melepaskan hormon oksitoksin dan dopamin.
Ketika hormon ini muncul, keduanya akan saling terikat secara fisik dan batin.
Semakin sayang dan tergila-gila sama pasangannya.

Ini berbeda dengan coli sambil nonton video porno.
Saat orgasme, seseorang tetap melepaskan hormon oksitoksin. Tapi karena pasangannya adalah video bokep,
Seseorang ini akan semakin candu dan terikat dengan video porno.

Jika menikah, apakah kecanduan bokep ini akan hilang?

Tidak.

Ketika seorang pecandu bokep menikah, ia sulit bernafsu terhadap pasangannya.
Ia justru lebih mudah melampiaskan nafsunya bila melihat bokep.

Ini membuat hubungan suami istri jadi sulit awet.

Dampak serupa juga terjadi pada level pacaran.
Penggila bokep, tentu saja adalah makhluk mesum.
Ia menganggap pasangannya hanyalah objek melampiaskan keinginan seksualnya.

Makanya, kita sekarang sering menemukan video dua anak muda ketangkap basah ngeseks di kebun.
Darimana mereka bisa menemukan ide berhubungan badan, bila bukan terinspirasi dari bokep?

Belum lagi dengan sifat penggila bokep yang gampang emosi.
Siapa yang betah punya hubungan dengan orang seperti ini?

Saya juga pernah bertemu seseorang yang pernikahannya retak,
Karena dia lebih suka nonton bokep daripada bersama pasangannya.

Bukankah ini menyia-nyiakan istri?

Bahkan, di Amerika Serikat 56% penyebab perceraian disebabkan salah satu pasangan sering nonton bokep.
Walaupun hanya dilihat melalui layar, tapi bila seorang suami nonton bokep, istri tetap merasa dikhianati.

 

 


Nah, demikianlah beberapa kenikmatan yang bisa kamu dapat bila nonton bokep.

Entah kenapa, saya cukup yakin pecandu bokep gak akan baca sampai ke ujung sini.
Kamu, yang lagi baca sekarang, bukanlah pecandu bokep.

Bolehkah saya minta tolong?

Sebarkan artikel ini dan tag temanmu yang hobi nonton bokep.

Pornografi telah merusak penggemarnya, keluarga penggemarnya, dan pelaku industri pornografi itu sendiri.
Mungkin dengan tersebarnya artikel ini, semakin banyak makhluk-makhluk yang sadar.

Terima kasih!

 

6 Replies to “Mari Kita Nonton Bokep!

    1. halo Edwan 🙂

      Berhubung masalah kamu agak privasi, komentarnya kami sensor ya.
      Bentar lagi kami mau bikin form konseling online gratis, nanti silakan curhat lewat sana. Kami akan bantu 🙂

  1. Salam sejahtera,

    Halo, kak. Perkenalkan nama saya Eliana Clarissa, mahasiswi UNTAR Fakultas Psikologi. Saya hendak mengomentari sedikit tentang tata bahasa yang digunakan. Kalimat yang semestinya menginformasi ini terasa mengecam, menghina saudara2 yang terjerat pornografi. Mereka jadi begitu bukan sepenuhnya salah mereka. Kasihan jika ini menjadi mindset, masalah penggunaan kata tolol dan lain sebagainya. Untuk apa mereka dipancing mengunjungi page hanya untuk dihina2 seperti itu? Jika mereka mendapat label “Pecandu Bokep” & merasa dihina tolol, goblok dari artikel ini, apakah mereka akan mau menerima informasi yang disediakan? Saya pikir tidak.

    Atas pengertian & kesediaan menerima masukan, saya ucapkan terimakasih 🙂

    Salam,

    Eliana

    1. halo Eliana :)))
      saran yang baik sekali. penggunaan kata yang terkesan kasar dan provokatif sengaja saya pilih untuk meneriakkan kebosanan dan kelelahan saya terhadap para pecandu pornografi, yang (menurut saya) notabene sudah sulit menerima informasi berat tentang bahayanya pornografi untuk otak mereka.

      sejujurnya judul artikel saya buat seperti itu untuk memancing mereka yang kebetulan sedang mencari konten pornografi. Makanya kemudian saya tulis hurufnya besar-besar, supaya minimal muncul pikiran dan kesadaran bahwa mencandu pornografi bukan hal yang baik.

      untuk mereka yang sejak awal memang berniat berhenti, mereka biasanya masuk ke artikel lain berjudul https://psikologihore.com/cara-menghilangkan-merubah-kebiasaan-buruk/, dan itu redaksionalnya biasa, seperti artikel kami yang lain.

      tapi masukannya tetep kami terima. Terima kasih yaa :))))

Ada komentar? Mau nanya? Silakan tulis di sini :) (kalo mau tau dibales apa nggak, cek email kamu ya)