Waktu baca yang dibutuhkan: 5 menit

Cita-cita hebat berawal dari kebiasaan yang hebat.
Yuk cari tahu 8 langkah membuat kebiasaan baru.

“Perilaku yang kita lakukan tanpa berpikir, menunjukkan jati diri kita yang sesungguhnya”

Aristoteles

Kamu dan saya terdiri dari satu paket kebiasaan.
Dari bangun, mandi, makan, nyantai… hidup kita sudah lengket dengan kebiasaan.
Kebiasaan juga yang memandu kita untuk berpikir, belajar, sampai berbisnis.

Orang-orang hebat seringkali tidak merahasiakan cara mereka menjadi sukses.
Mereka cuma punya sejumlah kebiasaan yang membuat mereka besar.

Tentu saja, kamu juga bisa membentuk kebiasaan baru. Apapun yang kamu mau.
Namun menciptakan kebiasaan baru nggak semudah yang kita kira.
Kadang, baru berjalan beberapa hari, kita sudah males. Jadinya kebiasaan ini gagal terbentuk.

Lalu, gimana cara membangun kebiasaan yang “lengket” dengan diri kita?


Ada 8 langkah yang bisa kamu tempuh untuk menanamkan kebiasaan APAPUN yang kamu mau.

1. fokus dulu ke satu kebiasaan
2. tempelkan kebiasaan baru ke kebiasaan lama.
3. komitmen
4. mulai dari yang kecil
5. temukan cara mengatasi hambatan
6. ceritakan ke orang lain
7. beri hadiah untuk diri sendiri
8. jadilah diri yang baru

langkah-langkah yang gampang kan?
GAMPAAAANG!
Scroll ke bawah yuk, saya jelasin dulu sebelum kamu praktekin.

 

1. Membentuk kebiasaan: Fokus pada satu kebiasaan dulu

fokus satu dulu, banyak malah bingung. sumber: elitedaily.com

Pilihlah satu kebiasaan yang mau kamu bentuk. Apa saja, terserah.
Tanyakan pada diri sendiri, apa tujuan kamu memilih kebiasaan itu.
Hal baik apa yang kamu dapat apabila kamu sudah punya kebiasaan itu?
Hal buruk apa yang kamu dapat bila kamu gagal?
Satu dulu aja, kalo banyak biasanya malah susah mempertahankannya.

Niat itu penting, gaes.

2. Cara membentuk Kebiasaan: “Tempelkan” kebiasaan barumu ke kebiasaan yang sudah lama

Kamu pasti punya dong sebuah kebiasaan yang kamu lakukan setiap hari. Misalnya mandi atau gosok gigi sebelum tidur.

Nah, supaya kamu semakin mudah melakukan kebiasaan barumu, lakukanlah kebiasaan baru ini sebelum/sesudah kebiasaan yang sudah lama.

Misalnya saya, dari dulu punya kebiasaan gosok gigi sebelum tidur. Saya mau menambahkan kebiasaan baru, yaitu olahraga. Maka, saya tambahkan kebiasaan olahraga ringan saya tepat sebelum gosok gigi.

Dengan menambahkan kebiasaan baru ke kebiasaan lama, kedua habits ini jadi sepaket. Lebih mudah diingat deh.

3. Cara membentuk kebiasaan: Komitmen minimal 30 hari

cara membuat kebiasaan baru, cara membentuk kebiasaan baru, cara membangun kebiasaan baru, cara membentuk kebiasaan baik, cara membangun kebiasaan baik, cara membuat kebiasaan baik, cara membuat kebiasaan positif, cara membentuk kebiasaan positif, cara membangun kebiasaan positif
minimal 30 hari! sumber: pixabay.com

“Bisa karena biasa”
Tapi seberapa lama kita menjadi terbiasa?

Ehm. Sebenernya, penelitian Philippa Lally dari University College of London bilang 66 hari.
Ya, rata-rata kebiasaan melekat pada diri manusia bila sudah dilakukan selama 66 hari.
Secara psikologis, malah bisa lebih. Ada yang 254 hari, baru menjadi kebiasaan.

Untuk amannya, berkomitmenlah untuk melakukan kebiasaanmu minimal 30 hari. Biasanya sih kalau sudah 30 hari, kebiasaan mulai terasa ringan.

4. Cara membentuk kebiasaan: Mulai dari langkah kecil

cara membuat kebiasaan baru, cara membentuk kebiasaan baru, cara membangun kebiasaan baru, cara membentuk kebiasaan baik, cara membangun kebiasaan baik, cara membuat kebiasaan baik, cara membuat kebiasaan positif, cara membentuk kebiasaan positif, cara membangun kebiasaan positif
langkah mungil sebelum langkah besar. sumber: thefireescapeartist

Membangun kebiasaan baik itu berat lo. Karena itu, mulailah dari langkah kecil.
Kalau menulis satu halaman per hari terasa berat, maka mulai saja dari satu atau dua paragraf per hari.
Kalau sudah terbiasa, baru deh ditambahkan.

Saya sendiri awalnya hanya iseng melakukan push-up beberapa kali sehari. Ketika sudah terasa ringan, saya tambahkan beberapa menu latihan lain.

Kebiasaan baru ini akan kita lakukan selamanya, kan? Makanya, santai aja.
Nggak usah buru-buru, yang penting konsisten.

5. Cara membentuk kebiasaan: Temukan cara mengatasi hambatan

Ketika kamu membangun kebiasaan baik, pasti kamu bakal menemukan hambatan.
Bisa aja kamu sering lupa sama kebiasaanmu. Bisa aja nggak sempat karena nggak ada waktu.
Bisa karena males.

Nah, karena kamu sudah komitmen… Maka temukan dong cara mengatasi hambatan itu!

Kalau kamu sering lupa, maka atur alarm atau pengingat di gadget-mu. Kalau kamu nggak ada waktu, maka cari waktunya. Serius, seringkali orang bilang “nggak punya waktu”, padahal dianya aja yang memang males menyempatkan diri.

Kamu juga bisa kok tanya mbah google.

Gimana sih caranya meningkatkan kepercayaan diri? Cek dulu di sini.

6. Cara membentuk kebiasaan: Ceritakan ke orang lain

Ceritakan rencana membuat kebiasaan baik ini ke orang lain. Bisa ke orang tua, bisa ke pacar, teman, terserah.
Perlihatkan progres kebiasaan barumu ini di sosmed.
Menceritakan kebiasaan baru ke orang lain membuat kamu “terbebani”.
Kenapa?
Soalnya, kamu kan sudah terlanjur ngasih tau orang lain. Dengan begitu, kamu terpaksa harus terus melakukannya.
Selain itu, orang lain akan mengapresiasi usahamu untuk menjadi lebih baik.
Diapresiasi itu enak, dan kamu pasti “terbakar” untuk terus menjalankan kebiasaan baru kamu.

 

7. Cara membentuk kebiasaan: Beri hadiah kecil untuk dirimu sendiri

sesekali nyantai boleh kok. sumber: elitedaily.com

Ketika kamu sudah melakukan kebiasaan baru selama rentang waktu tertentu (7 hari, 30 hari, 6 bulan), berikan hadiah kecil untuk diri sendiri.

Misalnya, beli makanan yang belum pernah kamu makan.
Atau nonton film seharian full.

Memberi hadiah kecil adalah tanda bahwa kamu sayang dirimu sendiri.
Dan itu berarti banyaaak banget.
Terus juga, kamu jadi lebih semangat untuk terus maju.

Merasa punya kepribadian introvert? Baca dulu semua yang perlu kamu tau tentang introvert di sini

8. Cara membentuk kebiasaan: Ciptakan kamu yang baru

Ini adalah tahap final dari kebiasaan baru kamu.
Ketika kebiasaan positif ini sudah berhasil kamu miliki, maka tambahkan kebiasaan lain yang serupa.

Jadikan kebiasaan ini sebagai jalan bagimu untuk membentuk pribadi baru, pribadi yang lebih cetar dari sebelumnya.


Nah!

Demikianlah 8 langkah membentuk kebiasaan baru.

Kebiasaan adalah akar dari keberhasilan.
Ketika kamu mampu membangun kebiasaan hebat, kamu selangkah lebih dekat dengan keberhasilan hebat.

Sekarang, kamu tinggal pilih kebiasaanmu, dan lakukanlah! 😉
Sampai jumpa!

sumber:

how to form a new habit via Slideshare
The Power of Habit – Charles Duhigg
James Clear

 

Author: Robi Maulana

Dalang sesungguhnya di balik PsikologiHore. Suka ngopi tapi kopi nggak suka sama dia.

2 Replies to “8 Langkah Membentuk Kebiasaan Apapun Yang Kamu Mau

Ada komentar? Mau nanya? Silakan tulis di sini :) (kalo mau tau dibales apa nggak, cek email kamu ya)