Waktu baca yang dibutuhkan: 5 menit

Kesan pada pandangan pertama menentukan segalanya.

Kamu boleh saja nggak setuju, tapi kesan pada pandangan pertama sungguh menentukan nasib hubungan kamu dengan seseorang.

Terutama, bila kesempatanmu terhadap seseorang itu terbatas dan banyak saingan.
Seperti pedekate, melamar pekerjaan, atau memberikan proposal kepada calon sponsor.

Untuk itu, kamu perlu memperlihatkan kesan pertama yang wow!
Ini demi kelancaran komunikasi kamu dengan target.

Ada tujuh kesalahan yang seringkali bikin orang lain illfeel pada pandangan pertama. Tujuh kesalahan ini perlu kamu ketahui dan hindari, demi kehidupan yang lebih gemilang (lah).

Siap?

 

1. Bahasa tubuh yang menyedihkan

7 kesalahan pada pandangan pertama
bahasa tubuh yang loyo bikin orang males ngobrol sama kamu. sumber: pexels.com

Penampilan adalah hal pertama yang dilihat orang lain. Termasuk di dalamnya adalah bahasa tubuh.
Cara berdiri yang lemes kayak rendeman kangkung, atau genggaman tangan (saat bersalaman) yang lemah, menandakan kamu kurang pede.

Ini bisa berakibat buruk.

Untuk memperbaiki penampilan secara instan, mulai banyak-banyakin senyum!
Coba liat cara berdiri kamu di cermin. Sudah tegak belum? Atau malah loyo?
Kuatkan juga genggaman tanganmu. Tapi, jangan terlalu kuat juga. Kalau terlalu kenceng malah dikira agresif.

2. Mengkritik Orang Lain

kurang-kurangi deh mengkritik orang lain~

Walaupun orang-orang di luaran sana bilang “OOO SAYA SANGAT MENERIMA KRITIKAN KARENA MEMBANGUN MENTAL SAYA BLABLABLABLA” tetep aja, jauh di lubuk hati mereka agak males juga dikritik.

Dale Carnegie dalam buku legendarisnya “How to Make Friends and Influence People” bilang, nggak ada orang yang suka dikoreksi. Apalagi kalau nggak kenal.

Jadi, mengkritik dan atau mengoreksi nggak akan memenangkan perhatian orang lain.
Ini juga berlaku di sosial media, tempatnya orang-orang mengeluarkan opini semudah mengedip mata.

Kalau kamu menemukan opini yang nggak sesuai dengan pendapatmu, diemin aja.
Kalau ada sesuatu yang nggak sesuai dengan keinginanmu, biar aja. Nggak usah dikritik.
Kecuali dia sendiri yang minta sih…

Intip juga trik pengembangan diri yang lain di sini!

3. Penampilan Buruk

7 kesalahan yang bikin illfeel pada pandangan pertama

Don’t judge the book by its cover.

Secara pribadi, salah satu cara saya membedakan buku bagus dan jelek adalah desainnya (trik lainnya adalah, kalau penulisnya menambahkan gelar akademis di sampul buku, buku itu hampir pasti jelek).

Demikian juga dengan penampilan. Kalau seseorang penampilannya kusut, acak-acakan, apakah kamu akan menganggap dia oke?

Berpenampilan urakan adalah satu penyebab orang illfeel.
Gak usah jauh-jauh deh. Cewek mana sih yang suka sama penampilan kusut?

Tampilkan dirimu dengan dandanan yang bagus dan keren. Kalau kamu keliatan cetar, calon mertua juga seneng kan.

Tapi kan ada juga mz rangorang sukses yang penampilannya nggak rapi~ Urang mau mengekspresikan diri masa gabole~?

Ya, saya tau… Bob Sadino selalu tampil dengan celana pendek, Jobs selalu dengan sweater dan jeans yang sama, dan Tere Liye yang tampil sederhana di tiap seminar.
Kalau kamu sukses/terkenal, orang akan mengabaikan penampilan kamu.
Masalahnya, kamu udah sukses belum?

Sementara ini, berpakaianlah yang bagus. Kalau mau mengekspresikan diri ya boleh aja, tapi jangan mencolok banget.

Kalau pengen tampil cuek dan asal-asalan, sukses dulu sana….

Gimana sih cara meningkatkan kepercayaan diri? Intip langkah mudahnya di sini.

Kepo tentang psikologi? Mampir dulu ke sini!

 

4. Menghindari Kontak Mata

Hahaha… ini salah satu kelemahan introvert!

Ada orang-orang yang gak suka bicara sambil menatap mata atau matanya ditatap.
It’s quite normal, but not good.

Mata adalah jendela jiwa.
Memperlihatkan jendela jiwa menandakan kamu terbuka dan siap berkomunikasi lebih jauh dan dalam.
Menyembunyikan jendela jiwa, menandakan kamu tertutup dan terkesan menyembunyikan sesuatu.

Menatap mata orang lain, terutama ke cewek, membuat dia makin terbuka dan percaya sama kamu.

5. Memotong Pembicaraan

7 kesalahan yang bikin illfeel pada pandangan pertama
ekspresi u ketika lagi ngomong terus dia motong seenaknya

Mau tau caranya jadi orang yang nyebelin?
Jangan mau dengarkan orang ngomong. Kalau dia ngomong, potong perkataannya dengan ceritamu.
Pokoknya jangan biarkan dia menyelesaikan perkataannya.

Memotong pembicaraan bisa bikin frustrasi, dan ujung-ujungnya membuat orang males ngobrol sama kamu.

6. Ngejudge Orang Lain

Membuat penilaian tentang orang lain adalah hal wajar. Yang bikin illfeel adalah kalau kamu menyatakannya.
Iya kalau dia mau menerima nasehatmu. Kalau nggak?

Cara lain buat bikin illfeel adalah menasehati orang tanpa diminta.
Lagian coba diinget, kamu pernah nggak ngepost sesuatu di instagram tau-tau di kolom komentar ada yang menasehatin? Kita nggak kenal pula.

Waahhh nggak tau ya kalo kamu, tapi saya mah males.

Kalau ada sesuatu di orang lain yang mengganjal di hati kamu, biarin aja. Diem.
Bukan urusan kita juga, kan?
Bicara yang bagus-bagus aja, apalagi ke orang yang nggak kita kenal dekat.

7. Mengeluh

7 kesalahan yang bikin illfeel pada pandangan pertama
ngeluh terussssss

Mengeluh dulu adalah satu kebiasaan saya.

Saya bisa mengeluh berkali-kali di sosmed.
Tapi satu hal yang saya rasakan setelah mengeluh: masalah itu tambah berat. Pikiran malah makin nggak enak.
Mengeluh adalah buah pikiran negatif, dan orang sukses tidak bermain dengan negativitas.

Orang-orang sukses biasanya nggak tahan dengan tukang ngeluh. Drama queen.
Lagian coba inget-inget temanmu yang suka ngeluh; kamu betah nggak mendengar keluhannya?

Makanya, yuk kita jaga mulut kita supaya bicara yang positif. Yang bagus-bagus aja dah.
Apalagi untuk kesan pertama. Nggak enak aja kalau belum kenal tau-tau udah ngeluh melulu.

berapa lama sih waktu yang dibutuhkan buat menilai seseorang menarik atau nggak?

150 milidetik (menurut Harvard Business Review).

Kurang dari seperseratus detik. Gila.

Cuma butuh waktu sepersekian detik untuk menentukan kamu orang yang oke atau nggak. Untuk itu, segera melatih diri untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan jelek di atas.

Tapi, kalau kamu nggak punya kebiasaan tadi, bagus dong!
Pertahankan ya 🙂

 

Ada komentar? Mau nanya? Silakan tulis di sini :) (kalo mau tau dibales apa nggak, cek email kamu ya)